Press "Enter" to skip to content

Kapolres Pariaman : Hari Pertama Masih Banyak Tantangan

Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, S.iK., M.Hum mengungkapkan terdapat banyak pelanggaran pada hari pertama diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu, 22 April 2020, guna memutus penularan virus corona (Covid-19).
Banyak pelanggaran ditemukan dari pengendara kendaraan bermotor dan penumpang.
“Hari pertama masih banyak tantangan, ya. Sosialisasi imbauan dan menyampaikan pada masyarakat bahwa Kota Pariaman sejak pukul 00.00 tadi sudah ditetapkan PSBB,” Ungkap Kapolres Pariaman saat meninjau langsung pos pemeriksaan (check point) di pintu masuk Kota Pariaman.
Kapolres Pariaman berharap, ke depannya, untuk pengendara sepeda motor tidak lagi berboncengan selama PSBB berlangsung.
“Memang masih ada yang boncengan, tapi anggota keluarga langsung. Tetap kita imbau agar tidak berboncengan. Sekarang masih kita lakukan pemakluman, selama masih keluarga,” Lanjut Kapolres Pariaman
Jika bukan sesama anggota keluarga, maka akan diminta turun atau beralih ke angkutan kota (angkot).
“Saat ini sementara kita kasih tahu. Jika mau masih di Pariaman harus menjalankan protokol PSBB, kalau tidak balik kanan (pulang), karena di Depok harus menjalankan PSBB,” Tegas Kapolres sambil didampingi Dandim 0308/Pariaman, Letkol Arm Hery Pujiyanto
Kapolres mengungkapkan tidak ada sanksi khusus terkait pelanggaran PSBB. “Kalau PSBB tidak ada sanksi hukum khusus.
Tapi jika ada pelanggaran hukum yang perbuatannya diatur dalam perundang-undangan lain yang ada pidananya, akan kita laksanakan penindakan.” tutup Kapolres Pariaman (Mendrofa/Humas)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.